Baru Mau Mulai Investasi Reksa Dana? Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan

by akbar 754 views0

Baru Mau Mulai Investasi Reksa Dana- Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan (1)

Finansialku

Investasi memang menjadi alat yang bisa digunakan untuk mendapatkan kebebasan finansial, salah satu di antaranya adalah reksa dana. Bagi para pemula, kesulitan utamanya pasti terletak pada memilih jenis reksa dana yang paling cocok.

Tapi kabar baiknya, investasi dalam bentuk reksa dana pada dasarnya begitu sederhana. Berikut beberapa cara yang perlu dipahami dalam berinvestasi reksa dana.

1. Profil dan tujuan investasi

Prinsip pertama dalam berinvestasi yang merupakan pemahaman umum adalah keuntungan yang besar sejalan dengan risiko besar juga. Kalau kamu ingin keuntungan yang tinggi, tentu saja perlu mempersiapkan mental dan nyali untuk risiko yang tinggi juga.

Diantaranya adalah nilai investasi yang dapat meluncur drastis. Jika punya nyali yang besar, gak salah jika mencoba investasi reksa dana saham.

Potential-Risk-and-Return-Berinvestasi-di-Paper-Asset-atau-Portfolio-Income-Perencana-Keuangan-Independen-Finansialku
Semakin besar potensi untung, maka semakin besar pula risikonya (risiko investasi/ finansialku)

Sebaliknya mereka yang kurang berani mengambil risiko, biasanya memilih reksa dana yang lebih stabil seperti pasar uang atau pendapatan tetap. Tentu saja, kamu gak dapat berharap besar akan tingkat keuntungannya untuk dua produk reksa dana ini.

2. Jangka waktu dan jenis reksa dana yang sesuai

Apabila sudah mengetahui profil investasinya, tentukan jangka waktu investasi yang paling cocok dengan kebutuhanmu. Berapa tahun dan berapa lama uang akan diinvestasikan di reksa dana?

Jangka waktu ini akan berhubungan dengan pemilihan jenis reksa dana, di antaranya reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, atau reksa dana saham.

  1. Untuk investasi 1-2 tahun, kamu disarankan untuk mengambil investasi di reksa dana pasar uang karena akan lebih aman dan stabil. Jenis investasi ini dianjurkan bagi kamu yang termasuk memiliki profil konservatif dalam berinvestasi.
  2. Untuk investasi antara 2-4 tahun, kamu dapat mencoba reksa dana pendapatan tetap. Apabila kamu ingin berinvestasi untuk memenuhi uang sekolah atau kuliah anak, pilihan ini sangat cocok.
  3. Untuk investasi antara 4-6 tahun, coba reksa dana campuran. Investasi ini dapat digunakan sambil kamu merencanakan untuk membeli rumah.
  4. Untuk investasi di atas 6 tahun, pilih reksa dana saham. Investasi ini dapat digunakan apabila kamu mempersiapkan biaya pensiun dan berbagai kepentingan yang bersifat jangka panjang.
Tips-Memilih-Reksadana-6
Pilih reksa dana yang paling cocok dengan tujuan investasimu (pilih reksa dana/ mengelolakeuangan)

Selalu kenali profil risiko dan tujuan investasi sebelum menentukan pilihan. Selanjutnya, analisa karakteristik produk reksa dana yang diinginkan. Jangan lupa juga untuk mencermati setiap informasi yang diperoleh dalam lembar kinerja reksa dana yang biasa disebut dengan Fund Fact Sheet.

Fund Fact Sheet bisa diperoleh online di website manajer investasi penerbit reksa dana yang kamu inginkan. Jika gak tersedia, kamu bisa memintanya agar perusahaan manajer investasi mengirimkannya kepadamu.

3. Manajer investasi dan produk investasinya

Manajer investasi atau biasa disebut MI adalah lembaga yang akan mengurus uang yang kita investasikan. Pillih MI yang memiliki track record yang baik dan terpercaya.

Lihat saja daftar MI di situs portalreksadana.com. Pilihlah 10 MI dengan Asset Under Management/ AUM yang tertinggi. Dalam memilih umur produk investasinya, kamu bisa pilih produk yang sudah cukup lama, biasanya lima tahun. Kenapa? Karena dalam waktu lima tahun, biasanya sudah terjadi fluktuasi ekonomi sehingga produk tersebut sudah teruji dengan kondisi terbaik maupun terburuknya.

Usia produk dapat dicermati melalui prospektus atau Fund Fact Sheet dari masing-masing reksa dana atau juga bisa dilihat dari harga NAB (Nilai Aktiva Bersih) yang setidaknya sebesar Rp 1.500 per unit.

Dalam dunia investasi, kepercayaan merupakan unsur yang sangat penting. Pastikan uangmu dikelola oleh perusahaan MI yang memiliki kredibilitas, fundamental keuangan yang kuat, serta nama baik di dunia investasi.

Perusahaan yang mengelola dana masyarakat yang besar, tentulah mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Salah satu hal yang gak boleh dilewatkan adalah mengenai informasi tentang besarnya dana kelolaan suatu produk reksadana yang dapat membuatmu lebih tenang berinvestasi.

4. Pilih MI yang melayani nasabah dengan baik

yokshire-bank-helpline
Pelayanan MI yang cekatan bakal jadi nilai plus buat memilih reksa dana yang tepat (layanan/ all-services)

Salah satu hak dari para investor adalah menerima pelayanan terbaik dari MI. Ciri perusahaan yang memberikan pelayanan terbaik di antaranya:

  1. Agen penjual yang ramah dan mampu menjelaskan segala informasi yang kamu perlukan
  2. Pelayanan yang cepat, namun tetap berhati-hati dan teliti karena investor biasanya harus mengisi sejumlah formulir sesuai peraturan standar
  3. Memberikan laporan berkala tentang perkembangan dana investor yang akan dikirimkan ke alamat investor setiap bulan
  4. Proses administrasi mudah saat melakukan pembelian atau penjualan. Konsultasikan prosedur ini dengan agen penjual sebelum membuka rekening reksa dana
  5. Memiliki website pendukung yang selalu update dan berisi informasi lengkap. Website yang baik menunjukkan itikad baik perusahaan MI untuk terbuka dan transparan berbagi informasi dengan masyarakat, khususnya para investornya.

5. Bandingkan biaya reksa dana

Dalam berinvestasi reksa dana, tentu saja ada biaya administrasi yang harus ditanggung sebagai investor, di antaranya:

  1. Biaya pembelian (subscription fee), yaitu biaya yang dikenakan saat membeli produk reksa dana, termasuk saat menambah investasi (top up)
  2. Biaya penjualan (redemption fee), yaitu biaya yang muncul saat investor ingin menarik dana (melakukan penjualan). Besarnya biaya ini bervariasi, tetapi ada juga MI yang tidak mengenakan biaya penjualan untuk investasi yang telah tertanam di atas setahun
  3. Biaya pengelolaan (management fee), merupakan biaya yang dibebankan oleh perusahaan MI atas jasanya mengelola uang kamu

Secara garis besar, dalam menilai reksa dana, kamu sebagai investor perlu melihat sejumlah indikator, di antaranya:

  1. Tingkat pengembalian yang secara konsisten di atas pembanding (benchmark)
  2. Tingkat risiko yang sewajarnya dibandingkan tingkat return
  3. Jumlah dana kelolaan dan unit penyertaan yang terus berkembang dari waktu ke waktu
  4. Besaran biaya yang sesuai dengan layanan yang diberikan

So gimana sudah gak bingung lagi kan sama reksa dana? Tunggu apa lagi, ayo pilih reksa dana yang tepat buat investasimu sekarang juga.

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Apa Benar Investasi di Reksa Dana Gak Bakal Pernah Rugi?]

[Baca: Investasi Reksa Dana Bisa Dimulai di Usia 20-30an. Begini Caranya]

[Baca: Mau Mulai Berinvestasi? Cobalah Reksa Dana Pasar Uang]

 

Masih banyak lagi dari duitpintar.com