Mengatur Keuangan Saat Istri Hamil, Prioritaskan 5 Hal Ini

by Miko 336 views0

untuk jam 2 blog

Mengatur keuangan saat masa kehamilan sering banget disepelekan. Padahal banyak banget biaya yang perlu disiapkan. Kalau gak bener-bener terencana, maka kondisi keuangan kamu bakal morat-marit.

Nah, biar gak kelimpungan, utamakan lima kebutuhan ini saat masa kehamilan.

1. Pemeriksaan rutin

Siapa sih pasangan suami istri yang gak bahagia bakal punya bayi. Demi si buah hati, orangtua rela bela-belain ngelakuin apa aja biar si bayi dalam kandungan sehat walafiat.

Biaya kesehatan ini tentu gak kecil lho. Apalagi buat istri yang tengah hamil. Pasti deh sering banget berurusan dengan dokter atau bidan buat ngecek kondisi perkembangan si jabang bayi.

Anggaran buat periksa rutin ke dokter atau bidan ini perlu disiapkan dengan matang. Di antaranya adalah biaya konsultasi, biaya cek ultrasonografi atau USG, biaya cek laboratorium, dan biaya lain.

Taruhlah pemeriksaan rutin ke dokter atau bidan dilakukan dalam sebulan sekali. Biaya yang dikeluarkan misalnya sekitar Rp 150.000 per sekali pertemuan. Jika dikalikan sembilan kali pertemuan, maka anggaran yang diperlukan buat cek rutin saja mencapai Rp 1,35 juta.

Usahakan sebelum hamil, suami atau istri sudah mengatur keuangan untuk anggaran pemeriksaan rutin ini. Jadi ketika masa kehamilan tiba, anggaran pemeriksaan rutin udah tersedia. Dan gak perlu lagi mengambil uang dari pos lain karena sudah diatur sebelumnya.

Mengatur Keuangan
Moms, jangan lupa siapkan anggaran buat biaya pemeriksaan rutin ya (merries)

[Baca: Butuh Operasi Caesar Saat Melahirkan? Siapkan Dana Persalinan dengan Cara Ini]

2. Perlengkapan ibu hamil

Mau gak mau, pengeluaran tambahan saat masa kehamilan pasti meningkat. Banyak banget anggaran yang dikeluarkan saat masa kehamilan.

Ibu hamil pasti perlu belanja pakaian hamil, susu hamil, vitamin, dan keperluan lainnya. Makanya, kudu pinter-pinter mengatur keuangan nih.

3. Biaya perlengkapan bayi

Mengatur Keuangan
Belanja perlengkapan bayi gak harus nunggu waktu bayi lahiran, saat hamil juga bisa lho (ibudanmama)

Saat masa kehamilan, pasangan suami istri biasanya udah menyiapkan perlengkapan bayi jauh-jauh hari. Apalagi saat sang ayah dan bunda udah tahu jenis kelamin si jabang bayi.

Nah, anggaran belanja perlengkapan bayi juga tentu harus disiapkan. Karena harga perlengkapan bayi ini gak murah juga lho.

Contoh perlengkapan bayi yang dibutuhkan di antaranya pakaian, tempat tidur, dan kereta dorong atau stroller. Sesuaikan harga kebutuhan itu dengan bujet, gak usah beli stroller sampai Rp 50 juta juga, misalnya.

[Baca: Harga Selangit, 5 Stroller Bayi Mahal Ini Bakal Bikin Kamu Melongo]

4. Biaya melahirkan

Biaya melahirkan di masing-masing tempat berbeda-beda. Itu tergantung moms melahirkan dengan cara apa.

Jika moms melahirkan dengan cara normal, maka biaya yang dibutuhkan kira-kira mencapai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Itu pun tergantung tempat yang dipilih, bisa klinik atau rumah sakit.

Tapi kalau untuk biaya persalinan caesar, harganya lebih mahal lagi. Bisa belasan atau puluhan juta. Makanya wajib mengatur keuangan untuk kebutuhan ini sejak jauh-jauh hari.

Moms juga bisa memanfaatkan kartu BPJS Kesehatan yang bisa menekan biaya persalinan. Tapi tetap aja sih, buat jaga-jaga, moms harus nyiapin biaya seperti yang disebutkan di atas.

5. Biaya pasca melahirkan

mengatur keuangan
Anggaran keperluan bayi juga harus disiapkan pasca melahirkan ya moms (family.fimela)

Moms sudah resmi jadi ibu nih. Yeaaa… selamat ya. Tapi di tengah-tengah kabar bahagia ini, moms tetap harus mengatur keuangan. Karena masih banyak pengeluaran yang harus dianggarkan.

Biaya pasca melahirkan ini bujetnya bisa lebih gede lho. Misalnya, buat yang muslim, sebaiknya sisihkan uang untuk keperluan akikah anak. Akikah yang dibutuhkan untuk anak perempuan adalah satu ekor kambing atau sekitar Rp 1,5 juta. Dan dua ekor kambing untuk akikah anak laki-laki atau sekitar Rp 3 juta.

Tapi jika memang tidak mampu, jangan memaksakan untuk akikah. Kamu bisa melakukan akikah di kemudian hari jika sudah mampu.

Keperluan lain yang harus dianggarkan adalah belanja susu formula. Anggaran ini diperlukan buat moms yang memang bermasalah dengan air susu ibu. Maka, susu formula bisa jadi alternatif agar si bayi tetap bisa menyusu.

Buat moms yang tetap berkarir setelah melahirkan, perlu juga untuk membeli alat perah ASI. Harganya beragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. Moms tinggal pilih aja mana pompa ASI yang harganya paling terjangkau tapi tetap berkualitas.

Nah itulah beberapa keperluan yang harus diprioritaskan saat masa-masa kehamilan seorang ibu. Mengatur keuangan untuk masa kehamilan sedari dini sangatlah disarankan agar finansial gak semrawut pas dekat hari H melahirkan.

Nah, kalau kamu adalah pasangan suami istri yang baru menikah, gak ada salahnya mengatur keuangan untuk masa kehamilan mulai dari sekarang. Lebih cepat melakukannya, tentu keuangan pun bakal lebih matang ketika sang jabang bayi datang.

[Baca: Pusing Menyiapkan Dana Persalinan, Kenapa Gak Memanfaatkan Biaya Persalinan BPJS Saja]

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com